.SWEET LIKE CANDY, FRESH LIKE MINT, WARM LIKE CHOCOLATE, FUN LIKE COLOUR, VALUABLE LIKE GOLD.


26 May 2012

Long Distance Relationship

#31haringetikdiblog

SIAPA YANG PERNAH LDR-AAAAAAAAN??????
NGACUUUUUUUNG!!!!!!

SIAPA YANG PERNAH PUTUS GARA-GARA LDR-AAAAAAAAN???????
NGACUUUUUUUUNG!!!!!!!!

SIAPA YANG DICUEKIN SAMA PACARNYA GARA-GARA EFEK DARI LDR-AAAAAAN?????
NGACUUUUUUUUUNG!!!!!!

SIAPA YANG PERNAH DISELINGKUHIN SAMA PACARNYA PAS LAGI LDR-AAAAAN??????
NGACUUUUUUUNG!!!!!!

SIAPA YANG GA PERNAH DIJENGUKIN SAMA PACARNYA PAS LDR-AAAAAAAN??????
NGACUUUUUUUNG!!!!!!!

CIYEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEHHHHHHHHH~~~

Long Distance Relationship atau LDR, memang sering jadi sumber dari sejuta masalah dalam suatu hubungan anak manusia.
Banyak yang menyalahkan jarak ketika suatu hubungan komitmen akhirnya harus kandas di tengah jalan. Ada yang karna pacarnya berubah jadi cuek, ada yang pacarnya ga pernah pulang buat nengokin, ada yang pacarnya ga perhatian, ada yang pacarnya ga pernah telpon bbm skype, bahkan ada yang pacarnya selingkuh, semua sering terjadi dan menyalahkan jarak.
Sebenernya sih, menurut saya, itu balik ke masing-masing individu, balik ke setiap orang yang ngejalanin LDR itu. Siap atau ga siap, selama ada komitmen, kita ga bisa menyalahkan jarak.
Tapi bagi beberapa orang, LDR itu menjadi suatu hal yang haram untuk dilakukan. Ada sebagian orang yang menganggap, LDR doesn't work. Bahkan ada yang berlagak bego, dengan bertanya "apa sih LDR itu?".

Well.. menurut saya emang ga semua orang bisa bertahan dalam kondisi LDR, karena LDR menguji setiap kesabaran yang kita punya. Kadang buat orang yang cenderung gengsian, kondisi LDR ini sedikit bikin makan hati, tapi karena percaya akan komitmen yang dipegang, jadi ya ditahan-tahan aja. Ujung-ujungnya bisa meledak dan akhirnya... putus juga. (yang ini agak curhat :p)

Tapi dibalik itu, menurut saya LDR bisa memberikan efek positif, yang paling terlihat mungkin pada perubahan karakter seseorang. Dari yang tadinya ga sabaran bisa mulai jadi sabar, dari yang tadinya manja bisa mulai jadi mandiri, dari yang tadinya egois mulai jadi pengertian, dari yang tadinya cuek bebek mulai jadi agak perhatian (kalo yang ini agak susah), dari yang tadinya kekanak-kanakan mulai jadi dewasa (ini juga agak susah) dan perubahan-perubahan lainnya.
Karena itu, suatu hubungan LDR ga bisa cuma dikendalikan oleh satu orang, kedua orang yang terlibat komitmen dalam satu hubungan harus bisa saling menjaga dan saling mengerti. Ga bisa cuma mau dimengerti, tapi ga mau mengerti. Ga bisa juga mau diperhatiin, tapi ga mau merhatiin. Ga bisa juga cuma mau dihubungin, tapi ga mau ngehubungin. Timbal balik itu perlu. Jangan lupa komunikasi dan kepercayaan jadi nomer satu. *cieeeeh lagak lu kar!*

Intinya, LDR itu ga cuma masalah jarak, tapi bagaimana setiap orang bisa mengendalikan diri, memahami suatu hubungan dan ga dipermainkan oleh jarak itu sendiri.
Selamat ber-LDR :D

0 comments:

Post a Comment