.SWEET LIKE CANDY, FRESH LIKE MINT, WARM LIKE CHOCOLATE, FUN LIKE COLOUR, VALUABLE LIKE GOLD.


15 August 2011

My KKN's Stories #2

Banyak hal yang akan sangat saya rindukan dari masa KKN bersama 11 soang-soang unyu di sini. Mungkin ketika saya mengingat kenangan saya bersama mereka, saya bakal senyum sendiri, ketawa kayak orang gila atau bahkan menangis karena merindukan masa-masa sekarang. Moment-moment kebersamaan yang ga tau bisa terulang lagi atau enggak :’)
Dari semua moment berharga sama mereka, hal-hal di bawah ini adalah sedikit dari banyak hal yang paling saya rindukan.



Rumah Pak Kades aka Pondokan Soang. 
Pasti pasti pasti saya akan merindukan rumah Pak Kades dan semua kenangan saya selama 2 bulan di dalamnya!







Kamar tidur.  
Tempat main UNO, ngerajut, main remi, ngobrol, buka lapak, jam bodoh, galau massal, gelotekan, tuntang percussion berdiri, semuanya! Semua kenangan di tempat ini!

 
  


















Ruang Tengah. 
Tempat makan bareng, nonton tv bareng, tidur-tiduran, ngobrol sama bu Kades, main sama Alin, godain Faris



Dapur. 
Tempat masak bareng, ngobrol, gelotekan.
 


Amodestang.
kiri-kanan: ayu,enji, niniz, saya, putri, ep
Anak Motor Desa Tuntang, beranggotakan saya, enji, karim, ep, putri dan niniz. Merupakan sebutan bagi kami yang secara hebat luar biasa tangguh gagah berani menjadi pengendara motor yang membonceng teman lainnya ketika akan melanglangbuana ke kota. Bayangkan, kami semua anak perempuan dengan kisaran umur 19-21 tahun, mengendarai motor di jalan antar kota yang banyak dilalui truk, bis besar, kendaraan lainnya, motor brutal dan lain-lain. Apa namanya kalo bukan Amodestang. Bersertifikat resmi dari Pak Kades. Dengan jaket sebagai identitas utama kami. Damn! Saya akan sangat merindukan masa-masa konvoi bersama mereka semua! Ngebut, selap selip di antara mobil-mobil besar dan semuanya!
*maaf sampai kapanpun, Amodestang tidak membuka perekrutan anggota baru*
 
Tuntang Percussion. 
Merupakan tim perkusi di pondokan soang, bermodalkan gitar, kaleng regal, botol aqua yang diisi beras, botol-botol kosong lainnya dan perabotan apapun yang ada di sekitar kami. Ga di dapur, di kamar, di ruang tamu, semua perabotan bisa dipake buat perkusian. Lagu dangdut, pop, RnB, yang galau, yang joget, semuanya bisa diaransemen ala Tuntang Percussion. Pokoknya ga ada yang ga goyang dan ga ikutan nyanyi kalo udah tuntang percussion berdendang :D

Sambung Kata. Sebelas dua belas sama Tuntang Percussion, bedanya yang ini merupakan lagu buatan sendiri. Kata-kata yang dinyanyiin terceplos seiring dengan musik yang dimainin. Mulai dari sindir-sindiran, ngatain orang, bikin galau orang sampe motivasi orang. ga Cuma itu, sambung kata juga bisa bikin cerita sambil gelotekan. Butuh mikir cepet kalo udah main sambung kata, biar ga diem aja pas udah giliran nyanyi hahahaha :D



Tragedi Botok
Kok botok? Bukannya itu makanan? Iya emang bener makanan. Makanan favorit para soang unyu di sini hahahaha. Bukan soang unyu namanya kalo ga suka botok *eh.. Dimanapun saya berada, saya yakin ketika ngeliat botok maka saya akan ingat KKN hahaha..




 UNO, rajutan, Congi, remi, kaleng regal, Garang, dan sederet playlist BETE, Pergilah Kau, Beri Cinta Waktu, Thinking Of You, Price Tag, CUMI, Sunny dan banyak lagi yang lainnya akan menjadi memories reminder saya dengan semua kenangan saya di pondokan soang ini :’)

kiri-kanan: dira,ep,putri,saya,manda,fina,enji,niniz,ayu. depan: linda
~ Persahabatan itu bukan hal yang bisa terjalin hanya dengan canda, tawa, tangis dan lainnya, melainkan dengan kenangan di dalamnya ~

1 comments:

khamiem azhari said...

heii guys .
your welcome on tuntang city..comon guys...

miss you all.....:)

Post a Comment