.SWEET LIKE CANDY, FRESH LIKE MINT, WARM LIKE CHOCOLATE, FUN LIKE COLOUR, VALUABLE LIKE GOLD.


12 January 2009

TransJogja

Hari ini, Senin 12 Januari 2009..
Aku menghabiskan waktu dengan teman-temanku.
Kami pergi ke salah satu mall yang ada di kota Jogja, Ambarukmo Plaza, tujuan utama kami adalah 21 cinema, kami akan menonton suatu film yang sangat lucu dan menarik menurutku, Madagascar 2.
Namun hari itu berbeda, kami tidak membawa kendaraan satu pun.
Biasanya kami selalu mengendarai motor yang kami miliki, namun ternyata kendaraan yang tersedia hari itu kurang, kami berenam tetapi kendaraan yang tersedia hanya dua motor.
Akhirnya kami berinisiatif untuk memesan taksi dan pergi ke amplaz dengan mengendarai taksi.

Setelah menunggu beberapa saat, taksi itu datang, dan betapa kagetnya supir taksi itu ketika menyadari ada enam orang yang menaiki taksi itu.
Haha.. Satu orang di depan, dan lima orang di belakang termasuk aku, kami bersempit-sempitan. Seru sekali..
Sesampainya di Amplaz, argo yang tertera sebesar 20.150, namun supir itu meminta lebih yaitu sebesar 30.000 karena orang yang menaiki taksi itu berlebihan..
Haha..

Akhirnya kami menonton juga.
Menyenangkan.
Kami tertawa dan terpingkal-pingkal.
Sungguh ribut!

Sesudah menonton, kami pun pulang dengan mengendarai TransJogja.
Ini pengalaman perdanaku mengendarai TransJogja selama aku di Jogja.
Ternyata cukup menyenangkan, hanya dengan bermodalkan 3000, aku bisa bertukar-tukar bis dari satu tempat ke tempat lain.
Cukup hemat untuk ukuran anak kost sepertiku dan teman-temanku.
Selain itu juga bis tersebut bersih, ber-AC, dan wangi.

Namun kami tidak pulang ke markas besar kami, tetapi kami mampir ke suatu tempat yang menjual banyak buah durian.
Yaa,, rencana kami selanjutnya adalah pesta durian!
Kami pun makan durian bersama-sama sambil mengobrol dan bercerita banyak.

Setelah selesai makan durian, kami mengalami kebingungan untuk pulang ke markas besar kami.
Apabila kami naik TransJogja, terlalu jauh memutar. Naik taksi, harus dengan dua taksi karena apabila satu taksi, supirnya akan meminta bayaran tambahan. Naik becak, agak sedikit jauh.
Akhirnya kami berdiskusi di pinggir jalan.

Akhirnya aku meminta jemput salah seorang lelaki. Pacarku.
Dan teman-temanku pulang dengan mengendarai satu taksi.

Perjalanan yang berbeda dengan biasanya. Menyenangkan. :)

0 comments:

Post a Comment