.SWEET LIKE CANDY, FRESH LIKE MINT, WARM LIKE CHOCOLATE, FUN LIKE COLOUR, VALUABLE LIKE GOLD.


18 May 2010

C I N T A

ketika bicara cinta, saya memutar otak saya bahwa cinta adalah rasa, rasa yang ada ketika seseorang bisa merasa sayang dan nyaman. banyak cinta di sekitar kita, teman. cinta Tuhan, cinta ibu, cinta bapak, cinta kakak, cinta sahabat, cinta teman, cinta pacar, cinta suami, cinta istri dan cinta-cinta lainnya.
saya bingung ketika beberapa teman saya memiliki polemik dalam kehidupan cintanya, saya pun terkadang begitu. polemik cinta antara Tuhan dan kita, polemik cinta antara ibu dan kita bahkan yang sering terjadi polemik cinta antara kita dan pasangan kita.
mungkin ketika cinta datang, kita tidak tahu bahwa itu cinta.
ya.. ga jarang, kita justru melihatnya sebagai sesuatu hal yang negatif, padahal dengan cinta, kita bisa merasakan suatu hal yang (menurut saya) sangat manusiawi.

saya, merasakan cinta yang berbeda sekarang.
bukan sama Tuhan, karena cinta saya sama Tuhan sudah tertanam sejak kecil dan selalu ada sampai kapan pun.
bukan cinta sama orang tua, karena cinta saya sama orang tua selalu tersimpan rapi di hati saya dan ga ada satu orang pun yang bisa menggantikannya.
bukan cinta sama kakak saya, karena cinta antar sodara akan selalu ada bagi saya.
bukan pula cinta sama sahabat saya, karena cinta itu terjaga dengan sempurna dalam hati dan pikiran saya.

tetapi ini cinta, cinta. yaaaa.. saya pikir ini cinta.
saya mengenalnya (cinta) beberapa bulan terakhir, baru beberapa bulan.
saya memberikannya kepada seseorang yang (semoga saja) pantas menerimanya.
saya simpan cinta ini dengan baik, dibungkus dengan rasa sayang dan diberita pita dengan label nyaman, saya simpan di kotak rahasia bernama hati lalu saya kunci dengan cetakan setia.

apa ini cinta? menurut mereka, bukan. ini sayang.

taukah kalian bahwa cinta bisa memberikan energi sekecil apapun itu. namun cinta juga bisa menjatuhkan kalian sedalam apapun itu. ketika cinta jatuh, tangkaplah dan angkat kembali ke permukaan, lalu bersihkan dan simpan kembali dengan baik. tetapi apabila cinta terjatuh lagi, lagi, lagi, lagi dan lagi, maka cinta akan kusut dan lama-lama akan rusak. apabila sudah begini, susah membuatnya rapi kembali. jadi, simpanlah cinta itu dengan baik dan rapi, simpanlah kuncinya dan jangan pinjamkan pada siapapun, sekalipun pada orang yang kalian percaya.

cinta bukan seperti kartu kredit, yang dikeluarkan dan digunakan apabila dibutuhkan dan ketika habis akan dibiarkan dan tidak disentuh.
cinta itu cinta. ya cinta. pokoknya cinta.

1 comments:

Angga Prawadika said...

cieeee ciee ... =p Cinta ni ye!! hahaha ...

Post a Comment